Di kegelapan malam aku berjalan
menembus ladang ilalang
Menatap bintang yang seakan
melambaikan tangan menyapaku
Melihat bulan yang menguntai senyum
indahnya untukku
Mendengar demburan ombak yang
menyapu dan memecah kesunyian malam
Di kesendirian yang tak berteman
aku terus berjalan dengan tujuan yang tak berarah
Bersama dinginnya malam ku
dendangkan simfoni hatiku dengan suara merdu dan mendayu
Ku ceritakan kisah hatiku pada alam
yang menenang dan terdiam
Berharap dia mendengar dan mengungkapkan
dengan bahasa yang mampu ku pahami
Angin bertiup kencang sehingga
menggigilkan tubuh ku
Dia lah yang seolah tau seperti apa
aku dalam kesendirian dengan semilir hembusanya
Kicauan burung yang seolah
mengajakku tersenyum terus terdengar hingga dikedalaman hati
Hingga pagi datang menerang dan
berembun
Matahari yang mencoba
menghangatkanku dan menyorot mataku dengar sinarnya untukku bangun dan tak
tertidur lagi
Tidur dalam hidup yang penuh mimpi
dan harapan
Walaupun tak seorang pun
menyambutku dengan senyum bibirnya tapi masih ada hati yang menyambut hariku
dengan masa terindah
Tentang aku dan perasaan ini ,
tentang hidup dan kesendirianku
Tak akan ku lari dari hidup yang
memberiku kehidupan meskipun teramat berat rasanya untuk ku lalui
Tak akan ku beranggap bahwa hidup
tak adil dan menyakitkan
Meski kadang sepi dan sunyi seakan
membunuhku untuk tak disini lagi
Namun akan kubertenang didekat-Mu
hingga mereka tau aku sendiri dan tak mau sendiri
Akan ku buktikan bahwa aku mampu
untuk manjaga hati dan hidupku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar