Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Sabtu, 05 Oktober 2013

Sang pemilik hati



Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis Kau datang memberiku seribu alasan untuk ku tersenyuma

Bukan hanya ketika aku menangis lalu aku akan mengingat-Mu akan tetapi apapun ruang dan waktunya Kau kan selalu ada direlung hati dalam hidup dan matiku

Saat harapan tak dapat lagi membuatku menjadi berarti Kau ganti semua dengan kenyataan yang penuh arti

Ketika kaki ini tak mampu lagi berjalan diatas kerikil tajam Engkau pun berikan ku sebuah jalan indah nan lembut untuk ku tapaki

Disaat nadi ini terhenti dan tak mau lagi kembali Kau bangunkan ku dengan sejuta mimpi untukku ratapi

Kala darah ini mengering dan enggan mengalir kembali kau siramku lewat kasih sayang agar aku mengikutinya dengan dayung abadimu

Hingga ketika kegelapan menyelimuti hatiku dan hatinya Kau datang membawa lentera cintamu untuk Kau persembahkan kepada kami yang Kau cintai

Sebuah kata ataupun seuntai kalimat yang kutulis bukan semata untuk membuat damai hati tetapi akan ku renda dalam hati dan ku patri agar tak lepas dan akan selalu rekat

Sebagai bukti kutitipkan hatinya kepada-Mu karena aku tau hanya Engkau yang mampu menjaga apa yang menjadi milikku

Aku tak mau berpura-pura untuk tidak mencintai-Mu didepannya

Kala smua orang menarik ulur dan melukai hatiku Kau lah yang mengobati rasa sakitku untuk Kau jadikan sembuh dan kembali tersenyum untuk-Mu

Aku sadar aku hanya manusia biasa yang mempunyai keterbatasan untuk merasa

Dan yang aku ingikan hanya sebuah keluasan hati untuk menjalani hari-hariku tanpa mengeluh dan melukai-Mu

Tanpa menduakanmu dan berpaling darimu

Seribu rasa dan sejuta kalimat aku persembahkan hanya untuk Engkau sang pemilik hati

Tangis dan tawaku akan kuperlihatkan hanya untuk Engkau yang memilikiku

Tiada kata yang mampu melukiskan indah dan berharganya Engkau selain dengan pengakuan hati



Tidak ada komentar:

Posting Komentar