Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Minggu, 06 Oktober 2013

Nyanyian rindu

Menikmati detik demi detik bersamamu , sederhana bukan caraku menghargai waktu ?

Setiap hari sepertinya musim rindu , sunyi dalam bising kata - kata


Dimanapun kamu berpijak , rinduku akan terus menyapa 


Sebab kita masih tinggal dibawah langit yang sama


Ku gantungkan rindu dalam untaian do'a penuh harap 


Semoga Tuhan tidak mengusaikan usiaku disaat rinduku belum benar - benar habis untuk ku nikmati


Sudah boleh ku pinjam pundakmu ? 


Sebab kini ada rindu yang tak mampu lagi ku tahan dimataku


Saat jarak semakin memperkeruh keadaan

Bila memang kisahnya sudah selesai , mengapa rindunya belum usai ?

Lagi - lagi tentang rindu , dan penyebabnya adalah kamu

Sebenarnya aku pun jenuh atas rindu yang tak pernah kamu tau

Selarut ini mataku belum juga mau terpejam , entah sebab apa

Alunan rindu terdengar jelas ditelingaku , membisikkan namamu dan terus mendengungkan potongan - potongan candamu yang pernah aku dengar

Bukan sekali tapi sering , ketika rinduku tak tau malu kamu datang menemani malamku , meski hanya lewat mimpi tapi itu bukan ilusi

Dan wajahmu adalah bagian dari puisiku yang dapat ku mengerti dengan merawat kerinduan disetiap malamnya

Jika merindukan ku tak pernah lagi kamu rasakan , tak apa sayang...

Nanti jika aku tak bisa lagi bersama mu , mungkin kamu akan tau apa itu rindu

Yaa.. mungkin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar