Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Kamis, 10 Oktober 2013

Sebatas suara

Ada suara lembut yang memecah keheningan

Lirih tersebut suaramu yang kudengar lewat ujung ponsel

Seperti sebuah cermin , begitu bening hingga menembus palung hati terdalam

Ada untaian nada - nada yang indah yang membangunkanku untuk mendengar apa yang akan disuarakan

Baru kali ini ada yang mengusikku dengan sapaan kecil

Dia melantuntakan sebuah syair yang menghangatkan pagi ini

Kemudian aku kuatkan jari - jariku untuk menulis kisah - kisahnya

Aku seperti hanyut terbawa , melebur bersama aliran darahku

Memecah belenggu fatamorgana lalu mengajakku menyusuri pagi yang beku

Mudah diterima namun sukar untuk diterjemahkan

Tentu saja kini aku harus merangkak dan meraba mencari tau makna sebenarnya

Seringkali aku merasa tak sabar , menunggu datangnya sang fajar yang tak kunjung menyingsing

Entah apa yang harus aku lakukan agar aku dapat lepas dari pesonanya

Ingin rasanya bersembunyi , menghindari gejolak didalam hati

Pelan namun pasti dan entah mengapa suara itu seakan mulai hilang

Seiring keringnya embun didedauan...

Dan sejalan dengan waktu yang tak pernah luput akan putarannya







Tidak ada komentar:

Posting Komentar