Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Kamis, 10 Oktober 2013

Kisah tiada akhir


Alunan kisahku kian deras mengalir , lirih dan perih

Aku tidak akan berpaling ketika sayapmu patah

Jadi mohon jangan lepaskan aku begitu saja

Aku tau matamu kini mulai lelah membaca asmara dalam aksara

Terlalu dalam hingga menghanyutkanmu bagai sampan tak berdayung

Maafku untukmu yang telah tersudut

Raut wajahmu mulai memerah , terbungkus kecewanya amarah

Tenang saja , sajakku ini bukan gertakan angkuh

Meski tak beraturan , tapi katanya ku petik dari hatiku sendiri

Duhai lelaki yang bermata jeli...

Sajakku ini sederhana , tak saling memaksa meski terpatri rasa

Kamu tau ?

Telah nyeri seluruh sendi melebur bersama batas kenangan ditiap ujung jalan akan tetapi jejakmu tak kunjung ku dapati

Sosokmu begitu berbeda , terpupuk indah namun tak mampu tersentuh

Tak bisa kupungkiri bahwa kini otakku teracuni

Berkali - kali terlintas dikepalaku , inginku katakan inilah aku

Aku yang sama sekali berbeda...

Walaupun ceritanya telah berlalu , tapi kisahnya masih mampu ku bahasakan

Masih mampu kuletakkan kata disudut beranda , dimana kau biasa ada...








Tidak ada komentar:

Posting Komentar