Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Minggu, 13 Oktober 2013

Hujan tigabelas


Akhirnya minggu kedua dibulan oktober hujan derai menyapa penghuni jagat dari atas langit

Awan mendung yang terlihat kusam meampakkan diri seakan memberi tanda bahwa hujan akan menghampiri

Gerimis kecil mulai turun membasahi segala yang mulai kering , tandus dan gersang

Aroma khasnya pun turut serta

Tanah yang dulunya mengering akhirnya lembab setelah dibanjiri rintikan air yang tak terhitung banyaknya

Pohon yang tidak berdaya dan nampak layu kini terbangun dan terlihat segar

Sekejap sebagian burung beserta anaknya menepi mengindari guyuran air dari Sang Maha Cipta

Aku beranjak dari tidur siangku karna kamarku terasa gelap kemudian menyalakan lampu sebagai penerang

Lantas aku mengikat rambut panjangku dan duduk dikasur kesayanganku

Mataku melihat nanar , seperti separuh nyawaku masih berada dalam alam mimpi

Aku mengusap mataku yang masih sayu dan sedikit enggan untuk terbuka

Rasa kantukku sepertinya memang belum sirna hingga melemaskan tubuhku

Dibalik daun jendela dari kejauhan aku melihat sesosok bayangan dibawah rinai hujan sedang luruh bersama airnya yang semakin deras mengalir

Sejenak kupejamkan mataku lalu aku coba menyibukkan diriku bersama fikiran yang memaksaku untuk mengurai siapa sosok itu

Kubuka mataku yang tertuju pada sudut yang sama untuk melihatnya dalam kali kedua

Namun entah mengapa bayangan itu dengan begitu cepat luput dari pandanganku

Jatungku berdedup kencang dan ada sedikit sesal dibenakku

Yaa... karna aku belum tau siapa sii misterius yang tiba - tiba muncul dari balik jendelaku yang tertutup embun

Mungkin hanya halusinasiku...

Tapi sepertinya tidak , sepertinya tidak asing lagi bagiku

Tapi siapa ?

Mengapa tidak menghampiri aku meski hanya menanyakan kabarku ?

Mengapa tidak memberiku senyum simpulnya saat melihatku yang jelas - jelas menatap tajam ?

Mengapa pergi tanpa pamit dan berlalu begitu saja ?

Aku harap mata dan fikiranku yang salah

Aku harap begitu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar