Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Sabtu, 19 April 2014

Sastra Pendusta



Setidaknya kali ini kamu memang beruntung
Masih tetap baik – baik saja saat emosi tak mampu lagi ku bendung
Sudah berhasilkah kamu menyungkurkanku dikakimu?
Menenggelamkanku dalam rasa yang semu
Sudah puaskah kamu setelah menyelipkanku dalam barisan airmata pilu?
Dalam agenda permainanmu
Kamu begitu pandai menoreh cerita
Seolah kamu makhluk yang sempurna
Dan bodohnya aku meyakini semua
Aku dibutuhkan atau sekedar dimanfaatkan?
Aku baru tau...
Jika bait – bait kata yang kau susun bukan tertuju padaku
Jika aku hanya ada dalam mimpimu, bukan nyatamu
Menangisku tersedu
Bersihkan luka tapi aku tak mampu
Ini sudah cukup !
Ku damba bersanding, tapi kamu malah berpaling
Disini aku menjaga
Dibelakang kamu main gila
Kamu berubah menjadi pengecut
Saat dahiku mengerut dan aku cemberut, kamu memandangku takut
Wajahmu pucat bagai mayat
Tatkala kuberanikan diri untuk mendekat
Namun kamu meloncat melesat cepat
Ada rimbun dosa yang terlukis jelas
Meminta untuk segera dipangkas
Kamu mendesah resah
Mengusir rasa bersalah
Otakku tak mampu lagi berfikir
Sedang airmataku jatuh bergulir
Terimakasih untuk semua goresan yang kamu sematkan

Bersama luka yang tak kan pernah terlupakan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar