Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Kamis, 10 April 2014

Arloji Hitam




Kakiku melangkah diantara yakin dan ragu
Ku ketuk pintu rumah tua tanpa tetangga diseberang dermaga
Pelatarannya sesak oleh dedaunan yang gugur berserak
Aku memberanikan diri untuk menghampiri berharap akan ada yang menemui
Satu jam berlalu namun tak ada satupun yang menyapaku
Dari balik jendela kudapati bongkahan kayu yang lapuk termakan waktu
Disampingnya berceceran serpihan lampu
Aku memandangi sekelilingku
Mencoba mencari – cari jawaban atas tanya difikiranku
Disudut dinding dekat pintu kulihat seonggok arloji hitam
Usang berselimut debu...
Seakan mengingatkanku pada masa lalu
Aku terpaku menerobos lorong waktu
Mataku terpejam...
Tubuhku terhempas dibangku reot nyaris patah
Aku menyibak rambut panjangku kemudian duduk memeluk lutut
Nafasku sesak terjepit didada
Airmataku tumpah ruah membasahi lengan baju motif kupu
Bagaimana bisa aku kembali terdampar pada kejadian masa silam
Kejadian yang menyeretku pada sebuah kesakitan
Satu dua tiga rasa berkecamuk campur aduk
Kutolehkan pandanganku pada sebuah tempat
Tempat yang menjadi saksi bisu saat seseorang merenggut segala apa yang ada padaku
Saat jiwa dan ragaku dijadikan sebuah boneka permainan
Tepat pukul dua lewat empat puluh satu menit
Suara dentang arloji hitam itu masih terngiang ditiap celah otakku
Hingga detik ini nyerinya masih merasuk sampai sendi – sendi tulangku
Kusapu airmata yang mengalir membasahi pipi
Aku tertunduk penuh malu
Terselip sesal dalam benakku
Mengapa hidupku begitu kelabu?
Bola mataku perlahan melirik penuh sinis
Tak ada seorangpun yang menyambut kembalinya aku
Setelah tahunan terkurung menyembuhkan jalan fikiranku yang rancu
Memulihkan batinku yang terguncang
Memadamkan emosi yang tak bertepi
Aku beranjak lalu berdiri mendekati arloji yang kini mati
Dialah memori yang merekam peristiwa remuknya hati
Jika seperti ini akhirnya...
Aku lebih memilih berada didalam rumah perbaikan jiwa
Menggila selamanya...

Seperti kemarin itu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar