Aku tidak bermaksud merebutmu atau sekedar mengharapkanmu kembali
Aku hanya menulis semua yang aku rasa
Aku juga tidak bermaksud mengganggu segala aktifitasmu dengan tulisanku
Sekali lagi aku hanya menulis semua yang aku rasa
Bukannya aku egois , tidak !
Kamu juga tak salah !
Yang salah adalah kenapa harus ada hati? Hati yang hanya bisa membuat seluruh nadi tersakiti
Aku sudah terlanjur terperangkap dimatamu
Sebagai tokoh yang pura - pura tegar dan tak butuh airmata
Tapi lihat aku sekarang...
Tenggelam dilautan tepat dipelupuk matamu
Luput tak terlihat dan hilang terbuang
Aku pasti akan belajar , belajar bagaimana caranya merelakan
Tapi aku mohon jangan sudutkan aku untuk melupakan
Sesakit apapun yang aku rasa , ketika kamu pergi aku tetap merasa kehilangan
Meski aku sendiri tak tau apakah kamu merasakan hal yang sama , sama - sama kehilangan
Mungkin iya tapi kamu merasa gengsi mengakuinya
Kalopun tidak juga tidak apa - apa !
Kuhabiskan hari - hariku dengan kesabaran yang membisu
Jika hari ini aku ditanya apa alasan aku tetap menyayangimu aku tidak mampu menjawab
Yang aku tau aku menerima segala kekuranganmu
Tapi kamu jangan khawatirkan aku
Aku baik - baik saja
Aku masih mampu menikmati segala hingar bingar disudut kota kecil ini dimana diantara kita semuanya pernah terjadi
Masih bisa ku berdiri bersama keluh kesah yang tenggelam dalam tangisku sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar