Kamu adalah apa yang aku tulis , tapi aku adalah yang selalu luput kamu baca

Toad Jumping Up and Down

Kamis, 21 November 2013

Aku tak berhak meminta lebih...




Dengar...
Aku tidak perlu menjelaskan pada mereka bahwa kita pernah punya masalalu . Bukan aku tak mau mengakui . Hanya saja masalalu bukan hal yang pantas untuk diungkit . Terlebih yang aku dan kamu dapat hanyalah sakit . 

Disana kita pernah punya cerita yang aku sebut kenangan bersama kamu yang kini hilang dari pandangan . 
Aku menengok kekiri kamu sudah pergi . Aku menengok kekanan yang kurasakan hangatnya bekas rangkulan . 

Tapi hanya kamu yang mengantarkan obat saat aku sedang demam . Diselipkan lewat jendela , meski kita tak bisa bertatap muka .
Yang membuat lebih baik bukan obatnya , tapi kamunya .

Lalu bagaimana? Ini bukan sengaja . Selalu saja ada hal atau barang yang kutemui dijalan kemudian mengingatkankan ku pada potongan - potongan kenangan yang pernah kita lakukan . 

Dan hari ini , apakabar kamu cinta pertama? Kadang aku rindu dengan kisah kita yang lugu . Potongan - potongan gambar kamu yang sedang ngambek karna cemburu . Berapa lama ingatan ini akan lapuk? Setelah kepergianmu , rindu tiada henti memeluk . 








Betapa aku takut kehilangan seseorang yang tidak takut kehilanganku , juga merindukan seseorang yang tak merindukanku

Aku tak berhak meminta lebih...

Sabar seperti apa lagi yang kamu mau? 

Peduli yang sedalam kamu lagi yang kamu inginkan?

Bukan ingin berhenti memperjuangkanmu , aku hanya berfikir lebih jauh . Jika kamu aku perjuangkan , akankah kita bahagia?

Ada beberapa sinyal yang harus kupahami dari awal 

Sepertinya aku harus kembali mundur dan mengalah . Entah untuk yang keberapa . Dimatamu , mungkin aku bukan siapa - siapa .

Jam segini dipagi ini , ada yang masih menatap handphone . Enggan beranjak sebelum kabarmu hinggap . Dia merindukanmu . Dia adalah aku....

Aku menganggapmu segalanya . Tapi kamu menganggapku biasa - biasa saja....

Jika kamu saja dengan begitu mudah melepaskan aku , harusnya aku tak perlu begitu sulit melupakanmu . 





Dipagi rindu , 

Untuk kamu yang selalu manis dalam banyak hal...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar