Bahwa puisi ialah tempat pelarian kegemaranku... Sebab disana , segala luka segala duka bisa kulilit pita merah muda...
Jumat, 20 Desember 2013
Diary sobek
Aku lebih sennag menyebutmu teman bukan mantan
Dengar... terikat dalam status berteman tidak mengubah bahwa kamu tak pernah biasa , selalu istimewa
Segalanya memang takkan pernah kembali sama
Tapi bukannya aku tidak peka , bukan juga menutup mata..
Hanya saja aku tidak ingin cinta tumbuh lebih dalam dihatiku sendiri
Kamu yang sekarang adalah orang asing yang tak lagi kukenali
Mungkin benar , waktu bisa mengubah sikap seseorang
Bahkan yang sering terfikirkan olehku kamu tidak akan pernah menemuiku lagi
Terbuktikan sekarang , aku memang hanya selingan
Kamu sedang membuat jarak antara kita kan?
Mencintai kamu bukan harian tapi tahunan
Jadi untuk apa tetap bertahan dalam hubungan pertemanan yang penuh dengan kepura - puraan?
Kemarin aku mencoba mengubur kenangan , tapi kamu datang semerta merta untuk membongkarnya lagi
Setelah terbongkar kamu pergi begitu saja
Untuk apa kembali?
Membawa tumpukan kata yang entah benar atau hanya rayuan semata
Aku memang masih mencintai kamu
Tapi bukan berarti aku tak bisa berkata tidak
Sepertinya iyaa , karna gelar yang kita punya adalah mantan kadang membuat beberapa orang salah paham
Dengan segala cara yang aku punya , aku sedang berusaha mengistirahatkan segala hubungan kita termasuk dalam kata " teman "
Aku tak lagi berani berharap pada segala perhatian yang kamu beri , karna yang sudah - sudah semua tingkahmu itu hanya membunuh waktu sepimu?
Iyakan?
Harus berapa kali aku bilang?
Silahkan kamu datang dan menyapa kapanpun itu
Memang sudah seharusnya kan mematikan hati untuk kamu yang tak punya hati
Maaf , aku memang suka karna kamu selalu datang dengan cara yang berbeda
Tapi sayangnya segala polah tingkahmu mematikan segala rasa bahkan hatiku
Kali ini aku yang akan menjauh dari kamu
Dan kamu silahkan berada ditempat dengan perempuan yang kamu anggap tepat
Kalaupun harus bertahan , harus berapa lama lagi?
Harus belama lagi bertahan dalam status berteman padahal itu adalah pilihan terakhir agar tak lagi diabaikan
Awas yaa.. jangan tiba - tiba datang setelah menghilang
Karna aku bukan pelampiasan atau sebuah permainan
Belum pernah aku mencintai setabah ini
Menjadi saputangan yang menghapus sendiri kesedihannya
Aku sudah mengambil keputusan untuk melepasmu , jadi jangan pernah lagi kamu sentuh hatiku
Terima kasih atas cinta dan kasihmu
Mungkin ini terdengar klasik dan munafik , tapi tak apa , bisa melihat kamu bahagia itu sudah cukup
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
buka blogku yuk.valiantjasaindo
BalasHapus